Laman

Selasa, 10 Maret 2015

Ibunda Ratu, Nasi Bungkus dan The Lord Of The Rings



Hari ini aku mau bercerita tentang apa-apa aja yang kulakuin hari ini. Dari mulai bangun tidur sampai mulai mengetik cerita ini.

Oke, Pagi ini cuaca cukup cerah. seperti orang-orang normal lainnya, ketika aku bangun aku mengecek setiap bagian tubuhku ada yang kurang apa enggak. Kalo ada yang kurang berarti aku belum bangun tidur. Setelah itu aku mengecek Hand Phone (*mana tau ada yang BM ngajak nikah kan), abis itu berdiri dari kasur dan gangnam style,

Minggu, 08 Maret 2015

Sebuah Akhir Yang Tak Indah



Setelah kejadian kemarin kehidupanku berubah 180°. Setiap hal yang aku lakukan pasti berujung kebaikan. Apa ini mukjizat dari tuhan? Atau emang lagi beruntung aja?, yah tidak taulah yang pastinya semenjak aku udah jadian sama putri hidupku berubah banget. Sampai sekarang aku berpikir kenapa putri orang yang secantik itu mau sama aku yang jelek miskin dan berasal dari keluarga broken home. Mungkin inilah kuasa tuhan, apapun bisa terjadi.

Di bulan pertama aku jadian sama putri semua baik baik saja walaupun ada sedikit masalah tapi kami anggap itu hal biasa. Beberapa bulan kami jalani tanpa hambatan dan semuanya masih baik-baik saja tidak ada masalah apapun, setibanya di bulan Mei putri jatuh sakit. Saat itu aku tidak tau bahwa putri sedang sakit, Sebab saat itu aku sedang mengikui ujian Praktek. Setelah aku mengikuti ujian aku cepat-cepat kerumah putri dengan di antar oleh sahabat terbaikku. Setelah aku sampai dirumahnya, rumahnya terasa sepi. Saat itu perasaan tidak enak mulai menghampiriku “pasti ada apa-apa” ucapku. Kemudian datang lah seorang Ibu-ibu tua yang tidak lain adalah

Sabtu, 07 Maret 2015

Pertama, Pertama, dan Pertama.



Sebelum nya maaf jika masih terlalu kaku tulisannya maklum masih belajar dan ini pun juga dari pengalam masa lalu ku jadi kalo ada kesalahan mohon maaf ya hehe.

Oke pertama aku akan mau ngenalin diriku dulu. Namaku Dirgah Ilham Prakoso tapi kalian bisa manggil aku Dirgah, Dirham, Ilham, atau sudir (*julukan aku di keluarga hahaha ). Aku lahir di jambi tanggal 26-08-1995, Aku lahir dari orang tua yang baik yang ngerawatku dari masih bertali udelku, sampai aku udah menyandang gelar REH (RITIRED EXTREME HIGHSCHOOL) atau PENSIUNAN SMKN 3 KOTA JAMBI hehe.

Untuk saat ini aku berkerja di sebuah perusahaan swasta yang berkecimpung di dunia pembangunan kota atau lebih tepat nya konsultan. Di sini aku berjabat sebagai Desainer Type Writing atau lebih tepat nya karyawan hahaha. Oke lanjut ke cerita, dari aku lahir sampai sekarang aku cuman ketemu bapakku 2 kali, waktu umur 2 tahun dan waktu umur 5 tahun.

Kamis, 05 Maret 2015

Roda Kehidupan part 2



Hai Pembaca, Selamat pagi, Selamat Siang, Selamat Sore, dan Selamat Malam hihi. Tergantung kalian bacanya kapan ya. Hari ini aku mau menyambung curahan ku kemarin, karena lagi ada waktu kosong, aku nyempati buat nuntasin yang ada di dalam hati, tapi aku lupa dan bingung mau nyambung dari mana, jadi misal ada kesamaan cerita dengan cerita kemarin aku mohon maaf ya.

Hari ini Tanggal 05 march 2015, seperti biasa aku mejalani kehidupan monoton ku, bangun, cek HP, cek Laptop, dan cek Tubuh, ada yang hilang gak. Kalo ternyata gak ada yang hilang berarti kehidupan ku berjalan seperti hari hari sebelumnya. Semenjak aku keluar dari perusahaan terakhir kali aku bekerja, kehidupan ku cukup monoton. Hanya itu-itu aja dari pagi sampai pagi lagi gak ada yang menarik. Sempat terlintas di otak untuk tidak pulang kerumah supaya keseharian monoton itu tidak datang lagi. Tapi, seperti yang kalian ketahui aku hanya anak satu-satunya Ibu ku, jadi aku tidak mau membuat Orangtua ku khawatir karena hal bodoh yang aku lakukan. Jadi aku harus bersabar lagi menghadapi roda nasib yang belum berputar.

Senin, 02 Maret 2015

Roda Kehidupan part. 1



Oke, sebelumnya kenalin namaku DIRGAH ILHAM PRAKOSO biasa di panggil Dirgah. Aku seorang remaja laki-laki berumur 19 tahun. Aku tidak memiliki kakak maupun adik, walaupun dalam hati sangat ingin memiliki saudara kandung, tapi ya itu cuman sebuah mimpi belaka. Aku terlahir dari keluarga yg broken home, itulah penyebab aku tidak memiliki saudara kandung, ya walaupun begitu aku menikmati dan bersyukur dengan hidup ini.

Tetapi, walau bagaimana pun juga, aku hanya seorang manusia aku memiliki emosi dan pikiran, jadi terkadang aku marah dan kesal kenapa? Dan kenapa? Tuhan memberi kehidupan ku yang seperti ini? Apa salahku sampai kau buat begini Tuhan?

Tetapi dari kegalauanku aku menyadari bahwa tuhan pasti sudah memiliki hal tersendri buatku, mungkin bukan sekarang atau besok ataupun beberapa minggu bulan dan tahun kedepan, ya kita tidak tau kan kapan roda nasib bakal berputar. Jadi aku hanya bisa tertawa dan tersenyum menikmati kehidupan yang gusar ini.