Laman

Senin, 02 Maret 2015

Roda Kehidupan part. 1



Oke, sebelumnya kenalin namaku DIRGAH ILHAM PRAKOSO biasa di panggil Dirgah. Aku seorang remaja laki-laki berumur 19 tahun. Aku tidak memiliki kakak maupun adik, walaupun dalam hati sangat ingin memiliki saudara kandung, tapi ya itu cuman sebuah mimpi belaka. Aku terlahir dari keluarga yg broken home, itulah penyebab aku tidak memiliki saudara kandung, ya walaupun begitu aku menikmati dan bersyukur dengan hidup ini.

Tetapi, walau bagaimana pun juga, aku hanya seorang manusia aku memiliki emosi dan pikiran, jadi terkadang aku marah dan kesal kenapa? Dan kenapa? Tuhan memberi kehidupan ku yang seperti ini? Apa salahku sampai kau buat begini Tuhan?

Tetapi dari kegalauanku aku menyadari bahwa tuhan pasti sudah memiliki hal tersendri buatku, mungkin bukan sekarang atau besok ataupun beberapa minggu bulan dan tahun kedepan, ya kita tidak tau kan kapan roda nasib bakal berputar. Jadi aku hanya bisa tertawa dan tersenyum menikmati kehidupan yang gusar ini.



Aku sering dikhianati oleh orang terdekat, rekan kerja, teman, keluarga, bahkan sahabat ku sendiri. Dari penghianatan yang biasa sampai penghianatan yang membuat aku harus meninggalkan harga diri dan orang yang aku sayang. Tetapi sekali lagi aku tetap bersabar, bahwa tuhan pasti sedang mencoba hambanya.

Beberapa orang mengenalku seorang yang periang, beberapa mengenalku seorang yang polos, dan beberapa lagi mengenalku seorang yang BAJINGAN. Sebenarnya aku hanya anak yg labil aku tidak bisa mengatur emosi ku, terkadang aku terdiam di keramaian, terkadang lagi aku marah di kesenangan, dan terkadang lagi aku tertawa di dalam kesedihan. Mungkin karena aku tidak mau dilihat lemah oleh orang-orang.

“kau ini aneh ga tapi unik” itulah yang sering orang-orang ucapkan kepadaku, aku selalu bertanya-tanya sebenarnya aku ini aneh? Apa unik? Ketika aku bertanya begitu kepada mereka, mereka hanya menjawab “ya gitu deh”.

Waktu SMP kehidupan ku sedikit suram dan monoton. Karena waktu itu aku hanya seorang anak WARNET dan GAMER. Jadi kehidupan ku cuman gitu-gitu aja sampai TAMAT. Dan ketika SMA (SMK) dimulailah sebuah kisah kehidupan ku yang sebenarnya. Dimulai dari persahabatan, percintaan, kesedihan, tawa, canda, sampai perkelahian dan sisi kegelepan kehidupan pernah kurasakan. Dari situlah yang membuat ku memiliki kepribadian seperti sekarang.

Dulu aku pernah memiliki seorang pacar, tetapi seperti yang ku bilang roda nasib ku belum berputar, sahabatku sendiri berselingkuh dengan dirinya, disitu aku bingung harus melakukan apa? Apa aku harus meninggalkan sahabatku dan tetap berpacaran dengan wanita itu atau aku harus meninggalkan wanita itu? Akhirnya aku memilih pilihan kedua dan tanpa sepatah kata aku meninggalkan dirinya. Dan ketika sudah ada yang mapan dihati tanpa gangguan dan hambatan, tetapi sekali lagi nasib buruk masih bersamaku yang maha kuasa memanggil dirinya. Hal itu membuat ku bimbang lagi apa aku harus marah? Atau sedih?

Ketika bekerja sekali pun, aku masih dikhianati oleh rekan kerja sampai PIMPINAN ku sendiri. dimulai dari dimanfaati, tidak dihargai, gaji yang kunjung tidak dibayar sampai ditipu sekalipun sudah pernah kurasakan. Di situ aku mulai berpikir lagi, bahwa roda nasib ku pasti belum berputar. tapi aku tetap tabah, dan terus berjuang menghadapinya.

Dan setelah kupikir-pikir pasti ada yang salah dengan diriku atau kehidupan ku, dari situ aku memulai meneliti dan mensurvey setiap tindakan yang kulakukan sampai-sampai aku menciptakan kepribadian keduaku. Kepribadian keduaku sebenarnya tidak lebih adalah pikiranku sendiri ketika aku sedang di landa kebimbangan dan kebingungan aku sering mengobrol dengan diriku sendiri, walaupun mungkin sebagian orang menganggapnya tidak rasional, tetapi hal itu bisa membuatku sedikit tenang dan memecahkan masalahku.

Aku menyukai semua-semua yang berhubungan dengan hal-hal baru. Dari sebuah Permainan, Lifestyle, Politik, Bahasa, Budaya, Makanan, Psikologi, pokoknya semua-semua hal yang belum aku ketahui aku sangat menyukainnya. Terkadang aku sampai rela melakukan hal yang tidak berguna untuk bisa mendapatkan dan mengetahui hal baru tersebut.

Banyak yang bilang bahwa aku jauh berbeda dengan aku yang dulu, ada yang berkata kalo aku sekarang tinggian (padahal sih kalo tinggi gak tinggi-tinggi amat sih), ada lagi yang bilang aku sekarang makin aneh dari pada yang dulu, ada lagi yang bilang aku yang sekarang sedikit pendiam dan macam-macam deh. Ya walau bagaimanapun aku tetaplah Dirgah yang aneh.

Aku orangnya sedikit MELOW kalo misal ada orang disakiti atau teraniaya gitu aku gak tegaan lihat nya. Walaupun begitu aku bukan anak yang cengeng, malahan aku anak yang KERAS! Keras kepala, keras perasaan, dan keras sekali tinjuannya hehe. Sebab aku pernah belajar beberapa bela diri, walaupun hanya sebatas dasarnya saja.

Aku sangat menyukai bersepeda, sampai-sampai aku rela pergi kemana-mana menggunakan sepeda dari pada motor. Karena, serasa bebas banget. ketika kita berkendara orang macet-macetan antria-antrian kita bisa melewati mereka dengan anteng nya tanpa menghiraukan kemacetan, karena kita bisa melewati berbagai bidang jalan yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan lain, ya walaupun pernah terjebak macet juga sih hehe.

Untuk saat ini orang yang sangat aku sayangi hanya ada beberapa orang, walapun bukan kekasih tapi merekalah penyemangat hidupku.yaitu, yang pertama dan tidak bakal tergantikan yaitu Ibu (Mamak) tercintaku, yang bahkan aku rela melakukan apa aja demi dirinya. Yang kedua keluargaku, sebenarnya sih keluargaku lebih sering buat aku drop daripada menyemangatiku. Tapi bagaimanapun juga mereka tetap alasanku hidup sampai sekarang. Yang ketiga sahabat senasib, karena merekalah yang bisa mengerti aku, walaupun kadang-kadang sedikit bikin kesal, tapi ya itulah SAHABAT. Yang keempat orang-orang yang sudah kuanggap sebagai keluarga ku sendiri yaitu keluarga angkat ku. entah sebagai seorang adik kakak tante budeh oom pakde nenek kakek, merekalah penyemangatku. bahkan mereka lebih sering menyemangatiku dan memberi saran kepada ku lebih dari keluargaku sendiri.

Sebenarnya masih banyak yang ingin aku curahkan. tapi, cukup ini aja dulu, sebab perasaan udah agak mendingan sekarang. Owh ya bagi yang membaca doain aku ya, semoga di panggil secepatnya di perusahaan tempat aku melamar dan lulus ujian psikotest dan bisa diterima. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar